Selasa, 30 Desember 2025

KEBAB HABIBI: KEBAB POPULER DI DAERAH PAJAMPANGAN DENGAN CITA RASA YANG NIKMAT

 Kebab adalah salah satu makanan khas Timur Tengah yang kini semakin populer di Indonesia setelah disesuaikan dengan cita rasa masyarakat lokal. Di berbagai daerah, kebab sudah menjadi sajian yang mudah ditemui dan digemari oleh banyak kalangan.

(Foto Pribadi)

Di wilayah Pajampangan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Kebab Habibi dikenal sebagai salah satu kebab favorit masyarakat. Popularitasnya terus berkembang hingga kini Kebab Habibi telah memiliki beberapa cabang di Kabupaten Sukabumi, di antaranya Cinagen, Mareleng, Ciracap, Tegalbuleud, Ciwaru, dan Galumpit. Hal ini membuat Kebab Habibi semakin dekat dan mudah dinikmati oleh para pelanggan.

Kebab Habibi menawarkan isian yang tebal dengan sayuran segar yang melimpah, dipadukan dengan daging pilihan yang tersedia dalam dua varian rasa, ayam dan sapi. Perpaduan mayones dan saus sambal menambah kelezatan di setiap gigitan. Dengan pilihan porsi yang beragam serta harga yang tetap ramah di kantong, Kebab Habibi menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati kebab lezat dan mengenyangkan.

Jadi, jika Anda sedang berada di wilayah Pajampangan atau daerah sekitarnya, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan Kebab Habibi. Lezat, mengenyangkan, dan terjangkau. 

Ayo beli Kebab Habibi dan rasakan kenikmatannya! 🌯✨


Penulis: Nana Rianti

PENDIDIKAN MEMBANTU ANAK SEKOLAH MENEMUKAN POTENSI DIRI

Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan anak sekolah. Melalui pendidikan, anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar membentuk kepribadian dan sikap yang baik. Sekolah menjadi tempat bagi anak untuk tumbuh, belajar, dan mengenal berbagai hal baru yang akan berguna di masa depan.

(Grafis Pribadi)

Anak di lingkungan sekolah diajarkan berbagai mata pelajaran yang membantu mengasah kemampuan berpikir. Pelajaran seperti Bahasa Indonesia melatih kemampuan berkomunikasi, Matematika melatih logika, dan Ilmu Pengetahuan Alam membantu anak memahami alam sekitar. Semua pelajaran tersebut saling melengkapi dan berperan penting dalam perkembangan anak.

Selain pelajaran akademik, sekolah juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan. Anak dilatih untuk bersikap disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Kebiasaan sederhana seperti menaati peraturan sekolah, menghormati guru, dan bekerja sama dengan teman merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting untuk diterapkan sejak dini.

Kegiatan ekstrakurikuler menjadi wadah bagi anak sekolah untuk mengembangkan bakat dan minat. Melalui kegiatan seperti olahraga, seni, pramuka, dan organisasi siswa, anak dapat belajar kerja sama, kepemimpinan, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat. Dari kegiatan tersebut, anak juga dapat mengenali kemampuan yang dimiliki dan mengasahnya secara bertahap.

Peran guru dalam dunia pendidikan sangatlah besar. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga memberikan bimbingan dan motivasi kepada siswa. Ketika siswa mengalami kesulitan belajar, guru hadir untuk membantu dan memberikan solusi. Sikap peduli dan perhatian dari guru dapat membuat siswa merasa lebih nyaman dan percaya diri.

Peran orang tua juga tidak kalah penting. Orang tua merupakan pendukung utama dalam pendidikan anak. Dengan memberikan perhatian, nasihat, serta dorongan semangat, orang tua membantu anak menghadapi tantangan dalam belajar. Kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua akan menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak.

Era perkembangan teknologi seperti sekarang, pendidikan juga menghadapi tantangan baru. Anak sekolah harus mampu menggunakan teknologi secara bijak. Internet dan media digital dapat menjadi sarana belajar yang bermanfaat jika digunakan dengan baik, namun juga dapat membawa dampak negatif jika tidak diawasi. Oleh karena itu, pendidikan di sekolah dan di rumah perlu menanamkan sikap tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Pendidikan juga mengajarkan anak untuk memiliki cita-cita dan tujuan hidup. Dengan belajar sungguh-sungguh, anak dapat meraih impian sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Pendidikan menjadi bekal penting agar anak mampu menghadapi persaingan dan tantangan di masa depan.

Melalui pendidikan yang baik dan berkelanjutan, anak sekolah diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berguna bagi masyarakat. Pendidikan bukan hanya tentang nilai di rapor, tetapi tentang proses membentuk manusia yang siap menghadapi kehidupan.


Penulis: Sartika Juniar Lestari

AKSARA DAERAH DI DUNIA IKUT TERANCAM PUNAH

Selama ini, ancaman kepunahan sering dikaitkan dengan bahasa daerah. Namun, kenyataannya bukan hanya bahasa daerah yang menghadapi risiko tersebut, melainkan juga aksara atau sistem tulisan tradisional yang digunakan oleh berbagai komunitas di dunia. Aksara-aksara ini merupakan bagian penting dari identitas budaya karena menjadi sarana pencatat sejarah, pengetahuan, dan nilai-nilai leluhur.


Berdasarkan data UNESCO dan para ahli bahasa, ribuan bahasa di dunia kini berada dalam kondisi terancam punah. Banyak bahasa hanya digunakan oleh sedikit penutur, sebagian besar berusia lanjut, sehingga tidak lagi diwariskan kepada generasi muda. Ketika bahasa tidak lagi digunakan, aksara yang menyertainya pun ikut terpinggirkan.

Selain bahasa lisan, aksara tradisional juga mengalami penurunan penggunaan yang signifikan. Berbagai wilayah, termasuk Indonesia, aksara lokal semakin jarang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda cenderung lebih akrab dengan huruf Latin karena digunakan dalam pendidikan formal, media, dan teknologi modern.

Beberapa faktor yang menyebabkan aksara daerah terancam hilang. Salah satunya adalah dominasi huruf Latin dalam sistem pendidikan dan administrasi. Selain itu, arus globalisasi dan modernisasi membuat aksara tradisional dianggap kurang praktis atau tidak relevan. Minimnya dokumentasi serta keterbatasan aksara daerah dalam platform digital juga mempercepat proses kepunahannya.

Beberapa aksara tradisional di Indonesia seperti aksara Jawa, aksara Bali, dan aksara Lontara ini hanya digunakan dalam konteks tertentu, seperti upacara adat, naskah kuno, atau pembelajaran terbatas di sekolah. Penggunaannya sebagai alat komunikasi sehari-hari semakin jarang ditemui.

Untuk mengatasi masalah ini, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan. Di antaranya adalah digitalisasi aksara agar dapat digunakan dalam teknologi modern, pengenalan kembali aksara daerah melalui pendidikan, serta dukungan dari lembaga budaya dan internasional seperti UNESCO.

Pelestarian aksara sangat penting karena aksara bukan sekadar simbol tulisan, tetapi juga mencerminkan jati diri suatu masyarakat. Hilangnya aksara berarti hilangnya sebagian sejarah, pengetahuan lokal, dan kekayaan budaya yang tidak dapat digantikan.


Penulis: Nashwa Aulia Firdaini

Rabu, 24 Desember 2025

KULINER KHAS BANDUNG YANG TETAP DIGEMARI BERBAGAI KALANGAN: BATAGOR

Batagor atau bakso tahu goreng merupakan salah satu kuliner khas Bandung yang hingga kini masih diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Makanan berbahan dasar tahu, tepung, dan ikan ini dikenal dengan cita rasanya yang gurih serta disajikan dengan siraman bumbu kacang yang khas.

Batagor pertama kali populer di Kota Bandung pada tahun 1980-an dan sejak itu menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya dijajakan oleh pedagang kaki lima, batagor kini juga hadir di restoran hingga pusat perbelanjaan dengan berbagai variasi penyajian dan harga.

Menurut para pedagang, tingginya minat masyarakat terhadap batagor disebabkan oleh rasanya yang lezat serta harganya yang terjangkau. Selain itu, batagor juga mudah ditemukan dan cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai camilan maupun makanan utama.

Meski demikian, batagor klasik dengan bumbu kacang tetap menjadi favorit dan dianggap sebagai ikon yang merepresentasikan kekayaan cita rasa makanan tradisional Indonesia.


Penulis: Muhammad Taufiqul Rohman

ISTILAH KALCER DALAM BAHASA GAUL POPULER DIKALANGAN GENERASI Z

Saat ini, dikalangan anak muda sangat populer istilah "kalcer", khususnya yaitu generasi Z. Asal kata "kalcer" yaitu culture atau yang bisa diartikan secara harfiah "budaya". Tetapi, seiring berjalannya waktu pengertian kalcer sudah mengalami perluasan terhadap maknanya tersebut. 

(Grafis Pribadi)

Sekarang, istilah tersebut sudah mencakup beberapa aspek seperti tren dan gaya hidup yang tengah disorot dan  diminati oleh anak muda. Kata kalcer ini tidak lepas dari berbagai media seperti halnya media sosial yang memfasilitasi informasi terkait hal-hal yang mudah diakses oleh masyarakat, terutama oleh kaum muda yang selalu ingin mengetahui perkembangan zaman. Istilah "kalcer" ini banyak digunakan oleh anak muda dalam berbahasa gaul. Lalu apa sebenarnya arti kata "kalcer" tersebut?

1. Asal usul Istilah "Kalcer", kata "kalcer" ini berasal dari serapan bahasa inggris yaitu culture yang artinya "budaya", yang kemudian menjadi populer oleh kalangan anak muda terutama generasi z menjadi bahasa gaul atau disebut juga tren, kebiasaan, gaya hidup atau orang yang memiliki ciri khas. Secara makna dari arti budaya ini secara umum menjadi hal-hal yang sedang hits dikalangan anak muda contohnya seperti mendengarkan musik, fashion, nongkrong di kafe, menonton film atau healing agar up-to-date.

2. "Kalcer" dalam Bahasa Gaul, "kalcer" memiliki konteks bahasa gaul, memiliki makna yang spesifik. Biasanya dipakai untuk menyebut sekelompok orang dengan gaya penampilan yang khas yang dimiliki oleh orang tersebut yang identik dengan kebiasaan, lingkungan atau tren tertentu. Contohnya seperti di daerah tertentu yang sering mendengar istilah kalcer “anak kalcer” yang dikenal dengan gaya fashion serba oversize, yaitu memakai sneakers populer seperti adidas, samba, dan juga sering terlihat mengendarai motor Vespa Matic. "Anak kalcer" sering dianggap punya gaya hidup yang berbeda dari kebanyakan remaja lain. Sama halnya seperti “anak skena” yang terlihat menonjol dari fashion yang nyentrik serta pilihan tempat nongkrongnya. Namun "anak kalcer" sering menghabiskan waktunya di cafe yang di mana aktivitasnya beragam, ada yang mengerjakan tugas kuliah, bekerja dengan laptop, atau pun sekedar nongkrong sambil menikmati secangkir kopi. 

3. Penggunaan Kata "Kalcer" sebagai Budaya, kata culture ini merujuk pada cara hidup seseorang, adat istiadat, seni, kepercayaannya, dan nilai-nilai sekelompok orang yang juga berarti objek yang dibudayakan. Diterjemahkan menjadi “budaya” atau “kebudayaan” dalam bahasa indonesia, berasal dari kata yaitu mengolah. Salah satu contoh kalimat kalcer dari:

a. Fashion: “Outfit loo kalcer abis, pantesan banyak banget spill gayanya”

b. Tempat: “kafe nya kalcer banget, unik dan emang desain interiornya estetik”.

Konsep "kalcer" itu sendiri merujuk pada hal yang dianggap keren atau vibe tertentu. Bisa diterapkan diberbagai hal mulai dari musik, fashion,makanan, gaya berpakaian yang unik, atau aktivitas di media sosial.


Penulis: Salsa Ayu Dian Fitriani

PEMERINTAH LUNCURKAN PROGRAM DIGITALISASI SEKOLAH UNTUK TINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi meluncurkan Program Digitalisasi Sekolah pada tanggal 23 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemerataan akses pendidikan di seluruh Indonesia.

Grafis Pribadi

Program ini mencakup penyediaan perangkat teknologi seperti laptop, papan tulis interaktif, serta akses internet bagi sekolah-sekolah, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Selain itu, guru juga akan mendapatkan pelatihan intensif terkait pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.

Menteri Pendidikan menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak di era globalisasi. “Teknologi bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi untuk memperkuat metode pembelajaran agar lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Sejumlah kepala sekolah menyambut baik kebijakan tersebut. Kepala SMP Negeri di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, mengatakan bahwa bantuan teknologi sangat membantu sekolahnya yang selama ini memiliki keterbatasan sarana belajar. “Siswa menjadi lebih antusias, dan guru bisa mengakses berbagai sumber belajar digital,” katanya.

Namun, beberapa pengamat pendidikan mengingatkan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan agar program ini berjalan efektif. Mereka menekankan bahwa infrastruktur harus dibarengi dengan peningkatan literasi digital dan pendampingan yang berkesinambungan.

Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau lebih dari 50.000 sekolah hingga akhir tahun 2026, dengan harapan dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing global.


Penulis: Silva Astria Darta

Rabu, 17 Desember 2025

KERIPIK TEMPE: CAMILAN INDONESIA YANG GURIH DAN RENYAH

Keripik tempe menjadi salah satu cemilan favorit masyarakat Indonesia karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah, serta memiliki nilai gizi yang tinggi. Camilan ini juga cocok dimakan oleh segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua. Harga dari keripik tempe ini juga terjangkau, hanya dengan membayar 7 ribu sudah dapat merasakan keripik tempe yang gurih dan renyah ini.

Keripik tempe terbuat dari tempe yang diiris tipis dan digoreng hingga kering. Camilan ini menjadi pilihan yang tepat untuk dinikmati kapan saja. Keripik tempe memiliki varian rasa original dan pedas. Inovasi rasa ini membuat keripik tempe semakin digemari oleh masyarakat, terutama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi. 

Keripik tempe ini tidak hanya lezat, tetapi juga kaya akan nutrisi. Tempe sendiri merupakan sumber protein nabati yang sangat baik dan mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan. Selain itu, tempe juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan jantung, hingga dapat menjaga kesehatan kulit.

Keripik tempe dikemas secara menarik dan higienis, sehingga dapat menjadi oleh oleh khas yang diminati banyak orang. Jadi, jangan lupa untuk mencoba keripik tempe, selain rasanya yang gurih dan renyah, hal ini juga menjadi salah satu pelestarian warisan kuliner lokal.


Penulis: Sry Lesti Lestari

DUOLINGO: APLIKASI BELAJAR BAHASA SAMBIL BERMAIN

 Bahasa adalah aspek penting yang harus dipelajari oleh setiap manusia. Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Bahasa yang paling banyak digunakan dalam komunikasi internasional atau disebut juga bahasa perantara adalah bahasa Inggris. Namun, pembelajaran bahasa di sekolah sering membosankan karena metode pengajaran yang monoton dan kurang relevan dengan kehidupan nyata, serta lebih cenderung fokus pada tata bahasa kaku. Oleh sebab itu, perlunya sesuatu yang membuat belajar bahasa menjadi nyaman dan menyenangkan. Duolingo adalah aplikasi belajar bahasa yang mengajak penggunanya untuk belajar sambil bermain.

Duolingo (Tangkapan Layar)

Duolingo sudah ada sejak 2011 dan sudah diunduh oleh 500 jt+ pengguna di Play Store dan App Store. Aplikasi ini dirancang untuk mengembangkan empat keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, membaca, menulis, dan berbicara, serta mengajarkan tata bahasa dan pemberian kosa kata baru. Selain bahasa Inggris, duolingo juga mempunyai 29+ pengajaran bahasa asing yang dapat dipelajari oleh pengguna. Terdapat pula kursus catur, matematika, dan musik. 

Duolingo menyajikan tampilan seperti di dalam sebuah permainan dan memiliki animasi yang menarik sehingga membuat pengguna nyaman untuk belajar bahasa. Terdapat tahapan-tahapan atau level yang dapat diselesaikan pengguna untuk mempertahankan streak atau runtunan hari. Aplikasi ini tidak hanya tes, tetapi terdapat juga cerita dan mendengar. Selain itu, terdapat juga peringkat dengan berbagai liga untuk memotivasi pengguna agar belajar setiap hari.

Duolingo cocok digunakan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Era digital saat ini, anak-anak lebih sering memainkan smartphone daripada bermain diluar. Maka dari itu, Duolingo bisa menjadi solusi untuk orang tua yang menginginkan anaknya tidak hanya memainkan smartphone, tetapi juga belajar.

Cara belajar bahasa yang paling ampuh adalah konsisten. Jadi, apakah pengguna sudah mengaktifkan streak di Duolingo hari ini?


Penulis: Asti Novita

SEKOLAH RAKYAT: PENDIDIKAN BERKUALITAS UNTUK MASYARAKAT

Sekolah Rakyat (SR) adalah program pendidikan gratis berasrama untuk anak keluarga miskin (desil 1 & 2) yang dimulai pada bulan Juli tahun 2025 dan  telah membangun 165 sekolah.  Sekolah ini menawarkan kurikulum lengkap (akademik, karakter, keterampilan) dan membuka pendaftaran guru PPPK pada Desember 2025 untuk memastikan kualitas pendidikan dan pemutusan rantai kemiskinan, dengan target ribuan sekolah di seluruh Indonesia.

(Grafis Pribadi)


Dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, pemerintah Indonesia merencanakan pendirian Sekolah Rakyat yang akan menyasar daerah-daerah dengan keterbatasan fasilitas pendidikan. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, saat itu Nadiem Makarim, mengungkapkan bahwa sekolah rakyat akan menjadi solusi untuk menjawab ketimpangan akses pendidikan di Indonesia, khususnya di daerah-daerah terpencil dan perdesaan. “Pendirian sekolah rakyat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan merata, di mana setiap anak, tanpa memandang status sosial ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik,” ujar Nadiem saat itu dalam konferensi pers di Jakarta.

Sekolah rakyat ini akan berfokus pada pembelajaran dasar yang mencakup mata pelajaran seperti matematika, bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan alam, serta keterampilan hidup yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran akan dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel, menggunakan metode yang lebih mudah diakses oleh masyarakat sekitar.

Pemerintah juga akan melibatkan berbagai pihak untuk mendukung keberlangsungan sekolah rakyat ini, termasuk organisasi non-pemerintah (NGO) dan sektor swasta. Di samping itu, pendanaan untuk sekolah rakyat akan dialokasikan dari anggaran pendidikan yang sudah ada, dengan prioritas pada daerah-daerah yang paling membutuhkan.

Rencana pendirian Sekolah Rakyat ini disambut positif oleh berbagai kalangan, terutama para tokoh pendidikan dan masyarakat sipil yang selama ini memperjuangkan pemerataan pendidikan. “Ini adalah langkah yang sangat positif, karena pendidikan adalah hak dasar yang harus didapatkan oleh setiap anak di Indonesia. Dengan adanya sekolah rakyat, diharapkan anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak lagi tertinggal dalam hal pendidikan,” kata Ketua Ikatan Guru Indonesia, Siti Aisyah.

Meski demikian, beberapa pihak mengingatkan perlunya evaluasi dan perencanaan yang matang agar sekolah rakyat dapat beroperasi dengan efektif dan tidak hanya menjadi simbol tanpa dampak nyata. Mereka berharap agar kualitas pengajaran tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi angka putus sekolah, serta memberikan peluang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang dapat membuka pintu kesuksesan di masa depan. Pendirian sekolah rakyat diperkirakan akan dimulai pada tahun ajaran 2026, dengan target awal di beberapa provinsi dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dan ekonomi negara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Penulis: Umdatul Khoirot

Rabu, 10 Desember 2025

MARTABAK TELUR MINI LIMA RIBUAN JADI JAJANAN FAVORIT MAHASISWA UMMI

Kini telah hadir jajanan lezat dan ramah kantong hadir di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Martabak telur mini, yang menjadi favorit para mahasiswa dan masyarakat sekitar, kini semakin ramai diburu karena rasa gurihnya dan pedas yang khas serta harganya yang sangat terjangkaun. Mulai dari harga Rp5.000 saja per porsi kalian sudah bisa mendapatkan martabak mini yang rasanya enak sekali.

Martabak Telur (Foto Pribadi)

Penjual martabak telur mini ini mulai buka dari siang hari dan selalu menarik perhatian para pembeli. Aroma martabak yang baru digoreng membuat banyak mahasiswa rela mengantri demi mendapatkan jajanan ini. Selain ukurannya yang mini dan praktis, martabak ini memiliki isian telur, daun bawang,sayur, sosis dan sedikit bumbu gurih dan pedas yang membuat rasanya semakin nikmat.

Beberapa mahasiswa martabak telur mini menjadi pilihan camilan yang pas sebelum atau setelah kuliah. Enak, murah, dan cocok buat kantong mahasiswa. Jajan ini tidak hanya menawarkan rasa tetapi jajan ini menjadi salah satu opsi untuk mahasiswa yang membutuhkan cemilan cepat dan murah.

Dengan harga yang bersahabat dan rasa yang memanjakan lidah, martabak telur mini di depan Kampus UMMI terus menjadi jajanan favorit sehari-hari. Tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memberikan pengalaman kuliner yang sederhana namun berkesan.


Penulis: Gia Fitria Anggraini

BAHASA ADALAH LAMBANG BUNYI YANG ARBITER DIGUNAKAN UNTUK BERKOMUNIKASI

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk berkomunikasi, bekerja sama, berinteraksi, mengidentifikasi diri dan representasi budaya.

(Sumber: Grafis Pribadi)

Bahasa juga bahasa verbal yang hanya dimiliki manusia meskipun hewan berkomunikasi juga melalui cara lain dan bahasa tidak bisa dipisahkan dari kebudayaan dan sebaliknya budaya dibentuk atau diwariskan melalui bahasa.

Bahasa juga dipandang sebagai kemampuan kognitif bawaan yang memungkinkan manusia mempelajari dan menggunakan bahasa secara komplek atau dalam kehidupan sehari-hari. Fungsi utama bahasa adalah untuk menyampaikan informasi, pendapat, ide, dan emosi antar individu.

Bahasa mencerminkan cara pemakaiannya budaya ini adalah sistem komplek yang memungkinkan manusia mengungkapkan pengalaman melalui kata kata dan gerakan, menjadikan nya interaksi sosial dan identifikasi budaya.


Penulis: Desi Nurazizah

TKA 2025 DI TENGAH SOROTAN PUBLIK: ISU SOSIALISASI, INTEGRASI, DAN KEADILAN PENDIDIKAN

Saat ini dunia Pendidikan Indonesai telah menjadi sorotan publi, kebijakan Teks Kemampuan Akademis 2025 atau disingkat menjadi TKA 2025 menuai banyak reaksi dari para pelajar di seluruh Indonesia, sebuah petisi online yang berjudul batalkan pelaksanaan TKA 2025 telah ditandatangani oleh 200.000 orang siswa lebih yang merasa keberatan dengan kebijakan ini. Isu ini bukan sekedar soal ujian, tetapi menyangkut kesiapan, keadilan, dan komunikasi antara pemerintah dan peserta didik.

(Grafis Pribadi)

Secara resmi TKA 2025 merupakan bagian resmi dari program asesmen nasional yang diluncurkan oleh kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi. Pemerintah menilai bahwa rapor antara sekolah di Indonesia belum bisa dijadikan acuan karena memiliki standar penilaian yang berbeda-beda. Melalui TKA pemerintah berharap dapat memperoleh data akademik yang objektif dan setara yang dapat menjadi dasar dalam meningkatkan mutu pembelajaran, menilai keberhasilan kurikulum dan memastikan pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan kata lain, TKA bukan diajukan sebagai dasar kelulusan siswa melainkan sebagai dasar pemerataan kualitas Pendidikan.

Bertujuan baik pembatalan TKA 2025 mengalami sejumlah kendala di lapangan, banyak siswa dan guru merasa bahwa sosialisasi yang dilakukan terlalu singkat dan informasi resmi baru diberikan beberapa minggu sebelum ujian dimulai. Akibatnya banyak siswa yang merasa terbebani secara psikologis karena belum memahami bentuk dan materi soal. Menjelang pelaksanaan TKA, publik juga dihebohkan oleh isu kebocoran sosial yang beredar di media sosial salah satunya yaitu ketika seorang siswa melakukan siaran langsung di TikTok saat melaksanakan TKA dan tayangan tersebut ditonton oleh ribuan orang.

Sehingga kementrian pendidikan pun segera menanggapi dengan melakukan penelusuran dan evaluasi sistem keamanan soal serta mengingatkan bahwa setiap peserta ujian wajib untuk menjaga integritas pelaksanaan tes. Selain itu, kemendikbud juga menjelaskan bahwa setiap peserta mendapatkan variasi soal yang berbeda, sehingga potensi kebocoran yang berdampak luas itu sangat kecil. Meskipun demikian, peristiwa ini menjadi refleksi pending bagi dunia pendidikan, bahwa selain kesiapan teknis, aspek kejujuran dan etika digital juga perlu diperhatikan agar asesmen seperti TKA benar-benar kredibel dan adil bagi semua pihak. Pemerinah menegaskan bahwa pelaksanaan TKA 2025 akan tetap dilakukan karena program ini merupakan bentuk bagian perencanaan jangka panjang nasional, hasil TKA 2025 tidak memengaruhi hasil kelulusan siswa atau peluang masuk perguruan tinggi melainkan digunakan untuk pemetaan dan hasil evaluasi pendidikan.

Sementara itu dari sisi siswa, mereka muncul pandangan bahwa seharusnya mereka dilibatkan sejak awal dalam kebijakan pendidikan. Bagi para pelajar petisi yang mereka buat bukan hanya bentuk penolakan terhadap belajar atau evaluasi, melainkan seruan agar kebijakan dilakukan dengan transparansi komunikasi yang jelas serta kesiapan yang matang. Jika dilihat lebih dalam, bahwa kedua pihak memiliki tujuan sama-sama baik, pemerintah ingin memperbaiki sistem pendidikan melalui data yang valid dan objektif sementara siswa ingin memastikan bahwa kebijakan pendidikan itu dilakukan dengan empati kesiapan dan juga kejelasan informasi. Sebetulnya letak masalah utama bukan pada program TKA, melainkan pada komunikasi kebijakan pendidikan yang belum berjalan dua arah. Pemerintah mungkin sudah siap secara administrasi namun siswa juga memerlukan ruang adaptasi.


Penulis: Nurul Aini Syarifah

Rabu, 03 Desember 2025

3,9 JUTA ANAK DI INDONESIA TIDAK BERSEKOLAH

Menurut Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerataan akses pendidikan pada tahun 2025 masih menghadapi persoalan yang serius. Data terbaru menunjukkan bahwa 3,9 juta anak di seluruh Indonesia tidak bersekolah. Hal ini meliputi anak-anak yang putus sekolah di tengah jalan, anak-anak yang telah lulus dari suatu jenjang sekolah namun tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya, dan anak-anak yang belum pernah terdaftar di sekolah mana pun.

Peserta Didik (Grafis Pribadi)

Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah yang memiliki jumlah paling besar dari jumlah total anak-anak yang tidak bersekolah. Hal ini diakibatkan karena jumlah penduduk yang banyak dan ketidakmerataan fasilitas pendidikan di beberapa daerah. Provinsi berpenduduk padat sekali pun dapat mengalami bermasalahan dalam akses pendidikan.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menjelaskan bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama anak-anak tidak dapat melanjutkan pendidikan. Terdapat banyak keluarga yang mengalami kesulitan untuk kebutuhan dasar, sehingga tidak dapat membiayai keperluan sekolah. Kondisi tersebut menyebabkan anak-anak lebih memilih untuk membantu orang tuanya bekerja. Jarak sekolah yang jauh, minimnya sarana, dan lingkungan sosial yang kurang mendukung dapat menjadi faktor yang menyebabkan anak-anak terpaksa untuk berhenti sekolah.

Hal lain yang menambah kompleksitas masalah ini adalah keberadaan anak-anak yang belum pernah masuk sekolah sejak usia dini. Kelompok ini sangat rentan tertinggal dari segi kemampuan akademik maupun perkembangan sosial karena tidak memperoleh kesempatan pendidikan yang seharusnya menjadi hak dasar mereka.

Melihat besarnya tantangan tersebut, pemerintah melalui Kemendikdasmen mulai mendorong alternatif solusi berupa pendidikan jarak jauh (PJJ). Langkah ini dianggap dapat menjangkau anak-anak di daerah yang kesulitan mengakses sekolah formal karena hambatan geografis, ekonomi, atau sosial. Dengan memanfaatkan teknologi, pemerintah berharap anak-anak yang selama ini tidak tersentuh sistem pendidikan formal dapat tetap memperoleh pembelajaran yang layak.

Namun, pemerintah juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tetap membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tanpa kolaborasi yang kuat, pemerataan akses pendidikan terutama untuk menjangkau jutaan anak yang belum bersekolah akan sulit diwujudkan.

KEMAMPUAN BERBAHASA PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL

Bahasa merupakan alat komunikasi utama yang dimiliki manusia. Dalam dunia pendidikan, kemampuan berbahasa tidak hanya dibutuhkan untuk memahami materi pelajaran, tetapi juga menjadi fondasi untuk berpikir kritis, menyampaikan gagasan, dan berinteraksi secara efektif. Era digital saat ini, penggunaan bahasa yang baik semakin penting karena peserta didik berhadapan dengan berbagai bentuk komunikasi, yaitu tulisan, visual, hingga komunikasi daring.

Mengobrol Secara Daring (Grafis Pribadi)

Berikut ini beberapa peran bahasa dalam pembelajaran, antara lain.

1. Sebagai alat berpikir. Bahasa membantu peserta didik memahami konsep, mengolah informasi, dan mengungkapkan pemikiran secara logis.

2. Sebagai alat komunikasi. Peserta didik memerlukan bahasa untuk menyampaikan ide, berdiskusi, bekerja sama dalam kelompok, serta membuat laporan atau presentasi.

3. Sebagai alat pembentuk karakter. Penggunaan bahasa yang santun dan sesuai konteks membentuk sikap positif, sopan santun, dan empati dalam berinteraksi.

4. Sebagai jembatan literasi. Kemampuan membaca dan menulis merupakan bagian dari kemampuan berbahasa, yang membantu peserta didik memahami berbagai teks seperti artikel, cerpen, laporan, hingga teks ilmiah.


Berikut ini beberapa tantangan yang muncul pada penggunaan bahasa di era digital.

1. Bahasa gaul yang berlebihan. Banyak peserta didik menggunakan bahasa gaul dalam konteks formal, seperti tugas sekolah atau komunikasi resmi, sehingga mengurangi kualitas tulisan.

2. Kurangnya kemampuan memahami teks panjang. Kebiasaan membaca konten singkat membuat siswa kesulitan memahami teks analitis atau akademik.

3. Pengaruh media sosial. Media sosial sering memunculkan gaya bahasa yang ringkas, tidak baku, dan penuh singkatan. Hal ini berdampak pada kemampuan berbahasa baku peserta didik.


Selain itu, terdapat juga upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, antara lain sebagai berikut.

1. Membiasakan membaca. Guru dan sekolah dapat mendorong peserta didik untuk membaca buku, artikel edukatif, atau berita agar wawasan dan kosa kata meningkat.

2. Latihan menulis secara rutin. Peserta didik dapat membuat jurnal harian, esai singkat, atau ulasan bacaan untuk melatih struktur dan kelancaran bahasa.

3. Pembelajaran berbasis proyek. Peserta didik dapat membuat karya seperti poster, video edukasi, cerpen, atau artikel sehingga kemampuan berbahasa berkembang melalui praktik nyata.

4. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Saat membuat tugas, peserta didik perlu menggunakan bahasa baku sesuai kaidah EYD/PUEBI.


Pentingnya meningkatkan kemampuan berbahasa bagi peserta didik, agar dalam proses pembelajaran guru dapat memanfaatkan teknologi secara optimal. Selain itu, hal ini juga dapat mempersiapkan peserta didik untuk berkomunikasi di masyarakat. Teknologi memiliki cakupan yang sangat luas, untuk itu perlunya pembekalan bagi peserta didik agar dapat berpikir kritis ketika mendapatkan informasi secara daring, berkomunikasi dalam digital, dan menjadikan teknologi sebagai alat bantu belajar.


Penulis: Sartika Juniar Lestari

LEZAT DAN TERJANGKAU, NASI DJ RAMAI DI SERBU MAHASISWA UMMI

Nasi daun jeruk atau sering disingkat menjadi nasi DJ adalah salah satu makanan yang diminati dikalangan mahasiswa UMMI yang terdapat di food court  UMMI.

Nasi DJ (Foto Pribadi)

Nasi DJ yang di dalamnya berisi nasi dengan dikombinasikan potongan cincang daun jeruk serta ditaburi oleh bumbu penyedap dan sedikit minyak  sehingga menjadi nasi yang gurih dan harum. Hal ini dapat menambah nafsu makan. Lalu, nasi ini memiliki dua varian ayam yaitu ayam goreng crispy dengan sambal geprek dan ayam goreng bawang. Ayam goreng bawang adalah ayam yang sebelumnya telah dimarinasi dengan racikan bumbu sehingga ayam tersebut menjadi gurih dan nikmat. Masing-masing mempunyai keunikan cita rasa berbeda yang dapat memanjakan lidah.

Selain ayam, menu pendamping nasi yang lain adalah telur goreng yang gurih dan rasanya tidak kalah nikmat. Nasi DJ sudah disertai dengan tempe goreng dan potongan timun yang cocok menjadi teman makan kalian. Tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan selera masing-masing dari level 1 sampai level 4.

Harga Nasi DJ juga tidak akan membuat kantong bolong, hanya dengan 15.000 sudah bisa menikmati porsi lengkap yang bikin kenyang seharian. Nah, dari menu di atas kalian lebih suka yang mana? Rasa mantap, harganya bersahabat. Tunggu apa lagi? yuk, coba dan nikmati Nasi DJ sekarang juga!


Penulis: Nana Rianti

PEMULIHAN SEKOLAH PASCABENCANA DI SUMATERA

Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera berdampak pada kegiatan pendidikan. Banyak sekolah mengalami keru...