Bahasa Indonesia resmi diajarkan sebagai mata kuliah sekaligus program akademik di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Pembukaan perkuliahan Bahasa dan Sastra Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam sejarah internasionalisasi Bahasa Indonesia di dunia pendidikan global.
Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia dibuka di Fakultas Bahasa dan Terjemahan Universitas Al-Azhar dan mulai aktif pada tahun akademik 2025/2026. Keputusan tersebut ditetapkan melalui persetujuan Majelis Tinggi Al-Azhar setelah melalui proses kajian akademik dan kerja sama intensif dengan pemerintah Indonesia.
Menteri Pendidikan Indonesia menyatakan bahwa hadirnya Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah di Al-Azhar merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap peran strategis Bahasa Indonesia, baik sebagai bahasa komunikasi global maupun sebagai objek kajian ilmiah. Selain itu, kebijakan ini juga memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Rektor Universitas Al-Azhar menyampaikan bahwa Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa asing yang diminati mahasiswa, khususnya karena hubungan historis, keagamaan, dan akademik antara Indonesia dan Mesir yang telah terjalin lama. Bahasa Indonesia kini tercatat sebagai bahasa ke-15 yang diajarkan secara resmi di universitas tersebut.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai ratusan orang pada awal pembukaan program. Mahasiswa tidak hanya mempelajari keterampilan berbahasa, tetapi juga sejarah, sastra, dan budaya Indonesia sebagai bagian dari kurikulum.
Pembukaan mata kuliah Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Kairo diharapkan dapat memperluas peran Bahasa Indonesia di tingkat internasional serta membuka peluang kerja sama pendidikan, penelitian, dan pertukaran budaya antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah.
Dengan langkah ini, Bahasa Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai bahasa yang berdaya saing global dan menjadi simbol identitas bangsa di kancah dunia.
Penulis: Umdatul Khoirot
Tidak ada komentar:
Posting Komentar