Rabu, 07 Januari 2026

BAHASA GAUL "SLANG" SEMAKIN POPULER DALAM KOMUNIKASI ANAK MUDA INDONESIA

Bahasa gaul "Slang" semakin populer dan mendominasi cara berkomunikasi generasi muda Indonesia, khususnya di media sosial. Istilah-istilah seperti kata baper, mager, gabut, jastip dan pansos kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan. Fenomena ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, budaya digital, serta interaksi global yang semakin luas. Bahasa gaul dianggap lebih santai, akrab, dan mampu mengekspresikan emosi secara cepat dan ringkas. Pakar bahasa menilai bahwa kemunculan bahasa gaul merupakan bagian dari dinamika bahasa yang terus berkembang. Meski demikian, masyarakat harus tetap menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam situasi formal seperti pendidikan, penulisan akademik, dan komunikasi resmi. 


(Grafis Pribadi)

Menurut pengamat bahasa, penggunaan slang tidak dapat dihindari karena bahasa selalu berkembang mengikuti zaman. Media sosial seperti TikTok, Instagram, dan X (Twitter) menjadi ruang utama lahirnya dan menyebaran kosakata baru yang kemudian di gunakan secara luas oleh masyarakat.

Namun, penggunaan bahasa gaul yang berlebihan dikhawatirkan dapat memengaruhi komunikasi generasi muda dalam berbahasa Indonesia secara formal. Oleh karena itu, diperlukan berbahasa yang seimbang. Bahasa gaul dapat digunakan sebagai ekspresi dan kreativitas, sementara bahasa Indonesia baku sebagai alat komunikasi resmi secara formal. Dengan demikian, perkembangan bahasa gaul tidak menggeser fungsi utama bahasa Indonesia, melainkan memperkaya kebahasaan di tengah perubahan zaman.


Penulis: Gia Fitria Anggraini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEMULIHAN SEKOLAH PASCABENCANA DI SUMATERA

Bencana alam seperti banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera berdampak pada kegiatan pendidikan. Banyak sekolah mengalami keru...